X
HOME
ELECTRICAL
MECHANICAL
GALLERY
BLOG
CONTACT
Intidaya Repair Indonesia
Blog
Semua info terkini tentang profil perusahaan, event, maupun produk unggulan
20 Jul 2026 - Rewinding Motor | By Admin

Shaft Alignment Motor: Pengertian, Metode, dan Dampaknya pada Umur Mesin

Di banyak fasilitas industri, motor listrik yang baru saja diperbaiki atau diganti ternyata kembali rusak dalam waktu singkat, bearing cepat aus, getaran tidak normal, bahkan lilitan motor ikut terdampak. Salah satu penyebab yang sering tidak diperiksa adalah shaft alignment yang tidak tepat.

Shaft alignment adalah prosedur teknis yang kerap dianggap sepele, padahal dampaknya langsung terasa pada umur pakai motor, pompa, dan seluruh komponen sistem penggerak.

Melalui artikel ini Kami akan coba menjelaskan apa itu shaft alignment, jenis misalignment yang paling umum, alat yang digunakan, dan kapan prosedur ini wajib dilakukan.

Apa Itu Shaft Alignment?

shaft alignment - jenis

Shaft alignment adalah proses memastikan bahwa poros (shaft) motor penggerak dan poros mesin yang digerakkan, misalnya pompa, blower, atau kompresor, berada pada satu garis lurus yang sama, baik secara horizontal maupun vertikal.

Pada sistem penggerak industri, motor dan mesin dihubungkan melalui kopling (coupling). Meskipun kopling fleksibel dapat mengkompensasi sedikit ketidaklurusan, ia bukan solusi untuk misalignment yang signifikan.

Jika poros tidak sejajar, kopling akan menyerap beban yang tidak semestinya dan meneruskan gaya tersebut ke bearing motor dan mesin, inilah awal dari kerusakan yang seringkali dianggap sebagai "keausan normal".

Jenis-Jenis Misalignment yang Perlu Diketahui

shaft alignment - jenis

Parallel Misalignment (Offset)

Parallel misalignment terjadi ketika kedua poros sejajar satu sama lain tetapi tidak berada pada sumbu yang sama, salah satu lebih tinggi, lebih rendah, atau bergeser ke samping dibanding yang lain. Kondisi ini menghasilkan gaya radial yang terus-menerus menekan bearing setiap putaran poros.

Angular Misalignment

Angular misalignment terjadi ketika kedua poros membentuk sudut satu sama lain, ujung poros yang bertemu di kopling tidak benar-benar saling menghadap lurus. Gaya yang dihasilkan bersifat aksial, menekan bearing ke arah memanjang poros.

Kombinasi Keduanya

Dalam praktik lapangan, misalignment murni satu jenis jarang terjadi. Sebagian besar kasus adalah kombinasi parallel dan angular sekaligus, yang berarti bearing menanggung beban radial dan aksial bersamaan. Ini yang membuat keausan bearing berlangsung jauh lebih cepat dari umur desainnya.

Baca Juga: Rotor Balancing: Solusi Mengatasi Getaran Berlebih pada Mesin Industri

Dampak Misalignment pada Motor dan Sistem Penggerak

shaft alignment - dampak misalignment

Misalignment yang dibiarkan tidak hanya merusak bearing. Dampaknya bisa merambat ke seluruh sistem:

  • Bearing cepat aus, beban abnormal yang terus berulang setiap rotasi mempercepat keausan jauh melampaui umur desain bearing.
  • Getaran dan kebisingan berlebih, getaran akibat misalignment dapat dideteksi dengan vibration meter. Frekuensi getaran yang khas membantu teknisi membedakan misalignment dari masalah lain seperti ketidakseimbangan rotor.
  • Kerusakan kopling, kopling fleksibel yang terus-menerus mengkompensasi misalignment akan aus lebih cepat, dan jika kopling gagal mendadak, beban kejut bisa merusak poros atau komponen lainnya.
  • Konsumsi energi lebih tinggi, motor yang bekerja dengan poros tidak sejajar harus mengeluarkan daya ekstra untuk mengatasi gesekan dan beban tambahan, yang berujung pada pemborosan energi dan peningkatan suhu operasional.
  • Kerusakan lilitan motor, dalam jangka panjang, panas berlebih akibat beban yang tidak semestinya dapat mempercepat degradasi isolasi gulungan stator.

Baca Juga: Kenapa Dinamo Motor Listrik Cepat Rusak? Ini Penyebab dan Solusinya

Metode dan Alat yang Digunakan untuk Shaft Alignment

shaft alignment - metode dan alat

Metode Dial Indicator

Metode dial indicator (atau dial gauge) adalah pendekatan konvensional yang sudah digunakan lama di industri. Indikator dipasang pada satu poros dan diputar mengelilingi poros lainnya untuk mengukur perbedaan posisi secara mekanis.

Metode ini relatif terjangkau dari sisi peralatan, namun membutuhkan keahlian dan ketelitian tinggi dari teknisi. Proses pembacaan dan kalkulasi koreksi dilakukan secara manual, sehingga potensi kesalahan interpretasi lebih besar dibandingkan metode berbasis sensor.

Metode Laser Alignment

Laser alignment menggunakan dua unit sensor yang dipasang pada masing-masing poros. Sistem ini memancarkan dan menerima sinyal laser untuk mengukur posisi relatif kedua poros secara presisi, lalu menampilkan hasil dan instruksi koreksi secara digital, termasuk berapa milimeter motor harus digeser atau shimnya harus ditambah/dikurangi.

Keunggulan metode laser adalah kecepatan, akurasi tinggi, dan minimnya kemungkinan kesalahan interpretasi manusia. Untuk aplikasi industri dengan putaran tinggi atau motor berkapasitas besar, laser alignment adalah standar yang direkomendasikan.

Baca Juga: Alignment Pompa: Metode, Fungsi, dan Pentingnya untuk Performa Mesin Industri

Kapan Shaft Alignment Harus Dilakukan?

shaft alignment - waktu untuk melakukan

Shaft alignment bukan prosedur sekali pasang lalu selesai. Ada beberapa kondisi yang mengharuskan alignment dilakukan ulang:

  • Setelah instalasi motor baru atau penggantian unit, posisi motor yang baru dipasang tidak pernah bisa diasumsikan sudah lurus tanpa pengukuran.
  • Setelah overhaul atau rewinding motor, proses pembongkaran dan pemasangan kembali berpotensi menggeser posisi dudukan motor.
  • Setelah penggantian bearing atau kopling, komponen baru bisa memiliki dimensi yang sedikit berbeda dan mempengaruhi keselarasan poros.
  • Ketika muncul getaran, suara abnormal, atau bearing sering aus, ini adalah tanda misalignment yang sudah berdampak pada komponen lain.
  • Sebagai bagian dari program preventive maintenance berkala, idealnya diperiksa minimal setahun sekali untuk mesin kritikal, atau mengikuti rekomendasi jadwal perawatan motor.

Baca Juga: Kapan Harus Melakukan Perawatan Motor 3 Phase?

Satu hal yang perlu diperhatikan: alignment juga dapat berubah saat mesin sudah beroperasi dalam kondisi panas (thermal growth). Mesin yang terlihat lurus saat dingin bisa bergeser saat mencapai suhu operasional penuh. Teknisi berpengalaman memperhitungkan faktor ini saat menentukan target koreksi alignment.

Baca Juga: Komponen Vital Motor Listrik yang Wajib Diperiksa Saat Overhaul

Shaft alignment yang tepat adalah fondasi dari sistem penggerak yang andal dan efisien. Misalignment, sekecil apapun, adalah beban tersembunyi yang terus menggerus bearing, kopling, dan lilitan motor dari dalam, tanpa selalu menunjukkan gejala yang jelas di awal.

Jika fasilitas Anda mengalami bearing yang sering diganti, getaran tidak normal, atau motor yang kembali bermasalah tak lama setelah diperbaiki, shaft alignment adalah salah satu hal pertama yang perlu diperiksa.

PT Intidaya Dinamika Sejati, melalui layanan di rewindingmotor.co.id, menangani pemeriksaan kondisi motor, overhaul, rewinding, hingga alignment sebagai bagian dari program perawatan menyeluruh untuk mesin industri Anda. Konsultasikan kondisi motor Anda sebelum kerusakan kecil berkembang menjadi downtime yang lebih besar.

Baca Juga: Pengujian Wajib Setelah Rewinding Motor Listrik

shaft alignment - konsultasi

Referensi

  • LUDECA. "Shaft Alignment Fundamentals"
  • SKF. "Alignment, The Basics"
  • Engineering Toolbox. "Shaft Misalignment, Types and Effects"
Jika Anda membutuhkan bantuan untuk rewinding dinamo motor listrik, Anda dapat menghubungi PT Intidaya Dinamika Sejati. Intidaya Dinamika Sejati tidak hanya menjadi perusahaan distributor resmi salah satu produk vacuum pump Becker. Namun juga melayani maintenance after sales, sehingga Anda tidak perlu mencari lagi siapa yang dapat memperbaiki jika kerusakan terjadi.

Anda dapat menghubungi sales representatif kami melalui telepon atau whatsapp. Atau Anda juga bisa mengunjungi langsung kantor kami yang berada di 4 kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Medan dan Semarang.
Rewinding
Rewinding
Jakarta
Jl. Pangeran Jayakarta
Ruko Blok 123 No. 41
Telp. (021) 600 8054
Semarang
Perum Griya Bukit Jati Asri
Blok C18 - Ungaran Timur
Telp. (024) 7690 2512
Surabaya
Jl. Sidosermo Indah I/11
Kel. Sidosermo - Kec. Wonocolo
Telp. (031) 9984 6533
Jember
Jl. Mh. Thamrin Km 1
Ajung - Kab. Jember
Telp. (0331) 366 505
Medan
Jalan Suasa Tengah, Sampali
Kec. Percut Sei Tuan
Telp. 0811 253 052
Legal Mention | Privacy Policy | REWINDING - PT INTIDAYA DINAMIKA SEJATI @2026 - created by KIBO CREATIVE